| Written by Putu Ebo, on 20-03-2008 10:18 |
| Views |
404  |
|
|
|
Semalam adalah acara reuni kelas SMPku. Acara temu kangen semacam ini selalu menyenangkan dan menyebabkan kita serasa lebih muda. Gimana nggak, cerita-cerita kenangan ketika masih bercelana pendek 20 tahun lalu kembali diungkit-ungkit. Ada yang lucu, ada yang tragis, ada yang hampir terlupakan dan bahkan ada rahasia terpendam antara kita yang baru terungkap. Semuanya indah. Sejak kelas I sampai kelas III di SMP 2 Denpasar dari tahun 1986 sampai 1989 kami selalu bersama dalam kelas ke 8 (I8, II8 dan III8). 20 tahun lalu tentunya suasana sekolah SMP kami jauh berbeda dibandingkan sekarang. Dulu Sekolah ini termasuk sekolah favorit yang berada hampir di pinggir barat kota Denpasar, belum ada pembangunan jalan bypass, belum banyak bangunan, sejauh mata memandang adalah hamparan sawah dan para petani dengan kebonya maih sering bersliweran di depan sekolah. pada jaman kami, SMP 2 Denpasar terkenal prestasinya (terutama) dalam bidang olahraga, mungkin karena para siswanya biasa terlatih, bayangin aja hampir tiap bulan dalam bidang olahraga kami diwajibkan uji tes ketahanan tubuh dengan berlari cross country memanfaatkan suasana sekitar sekolah. Menyusuri kampung, ladang, sawah, sungai, jalan setapak, gang kemudian kembali ke sekolah dengan menempuh jarak berkilo-kilo. Selain itu sarana olahraga seperti lapangan sepakbola, lapangan basket, tenis dan sebuah gedung olahraga untuk senam dan olahraga yang menggunakan net lainnya tersedia lengkap di sekolah ini. Pada malam kemaren, acara yang diinisiatifkan oleh 2 orang kawan kami, Ibu Dayu Diah Utari Dewi dibantu oleh Bapak putu Yosia Yogiarta. Menyewa tempat di Kasa Bunga Renon. Padahal ketemuan kemaren tampang semua peserta telah berubah menjadi bapak-bapak dan ibu-ibu, semua rata2 telah berkeluarga dan mulai bermasalah dengan berat badan, tapi tetap saja kami becanda a-la anak smp - karena itulah yang mengikat kami. Beberapa diantara kami mengenang tren 20 tahun lalu, cuma ada TVRI, musik new wave, tentang beberapa diantara kami doyan ngutil di kantin Pak Lemper, tentang guru biologi kami yang lucu, tentang Pak Sudra guru olahraga kami yang galak dan sangat tegas dalam urusan disiplin.. (Ehm, Thanks Pak Sudra yang telah bersedia ikutan hadir semalam diantara kami - Juga Pak Suendi guru matematika), tentang memanggil nama teman dengan nama bapak, tentang Mike Tyson, tentang siapa yang pernah naksir siapa, tentang cinta yang tak terbalas, tentang cinta monyet, tentang siapa yang paling pendiam, paling ribut, siapa dulu yang juara I (Pak Sudiartha kriting, sekarang jadi arsitektur), siapa ketua kelas (Manu Sanjaya Putra - sekarang buka tempat makan di Kuta), tentang yang suka 'ngunci' badan (Yong Pin - Sekarang dokter dengan banyak gelar panjang nggak jelas dibelakang namanya), tentang video beta, tentang kemping di bedugul yang sekarang tempat yang biasa kami pakai membangun tenda dari terpal telah diambil alih bangunan tanpa fungsi secara egois. Kemudian sempat membanding-bandingkan perkembangan fisik antar kawan, seperti "udah tumbuh belum?", tentang fungsi organ pada masa abg yang bikin bingung dll. Dari jam 7 sampai jam 10 malam. Tiga jam untuk mengenang Tiga tahun pada 2 dasawarsa yang lalu Dimaklumi, ternyata bukan saya saja yang bisa lupa dengan nama, wajah dan peristiwa. 20 tahun emang waktu yang tidak sebentar. Jadi karena semua orang mengaku demikian maka tanpa malu-malu kadang-kadang kita salaman dan berkenalan lagi dan untuk beberapa saat menggali ingatan, walaupun ternyata ada beberapa kisah yang benar2 terhapus dari memori. Reuni SMP emang terasa lebih aneh dibandingkan reuni SMA atau Kuliahan. perubahan-perubahan tersebut yang bikin aneh, cara berbicara, tabiat berubah sampai bentuk fisik dan penampilan yang rata2 udah lebih dipermak. Bagaimana dengan reuni SD ato TK yah? (Foto2 nyusul - masih disiapin) update: Foto-foto ada beberapa, bakal ditambah terus berdasarkan sumbangan foto2 dari teman2 lain...



Tags: blog reuni smp
Artikel Terkait:
Last update: 25-03-2008 14:14
|