| Written by Putu Ebo, on 30-03-2008 00:00 |
| Views |
640  |
|
|
|
Dalam film Back To The Future II, Dr. Emmett Brown (Christopher Lloyd) mengajak Marty McFly (Michael J. Fox) dan kekasihnya Lorraine (Lea Thompson) berpetualang ke masa depan dengan mobil de lorean yang dirancang sebagai mesin waktu ke tahun 2015. Seting masa default trilogi Film ini mengambil era 1985 sesuai dengan tahun dimulainya produksi film ini sejak Back To The Future pertama. Pada film sebelumnya Marty McFly dkk sempat mengunjungi tahun 1955. Dengan rentang tiap 30 tahun, para tokoh dalam film ini mengunjungi generasi orangtuanya dan berikutnya mengunjungi generasi anak-anaknya tahun 2015. Saya suka menonton kisah fantastis film ini berulang-ulang, karena saya sendiri mengkoleksi VCDnya secara lengkap, apalagi trilogi film ini masih sering di berbagai TV swasta Indonesia. Saat menonton kembali Back To The Future II, saya selalu berpikir bahwa seting tahun masa depan dalam film ini terlalu cepat. Maksud saya, saat ini tahun 2008, berarti tahun 2015 akan datang tidak lama lagi. Maka pada tahun 2015 film ini akan terlihat lucu. Dalam anggapan saya tahun 2015 dalam film ini digambarkan terlalu maju dan nggak mungkin semua kemajuan tersebut terjadi dalam waktu dekat ini. Pizza Hut mengeluarkan pitsa versi instan dalam kemasan, Nike mengeluarkan sepatu sport yang cocok untuk semua ukuran kaki dan yang paling mustahil bagi saya adalah semua mobil pribadi digambarkan terbang seperti pesawat terbang. Tanda lalu-lintas Yang tertulis di tempat parkir adalah "Landing Here". Oh ya jangan lupa, skateboard pada masa ini digambarkan bisa dimainkan tanpa roda karena bisa melayang pula.
Tapi saat membaca koran Jawapos edisi sabtu 22 maret 08, mobil terbang ternyata telah diciptakan dan siap dipasarkan pada tahun 2010. Jadi, sepertinya kisah Back To The Future II akan benar-benar terbukti. Saya mungkin salah satu yang setuju dengan keberadaan mobil terbang sebagai salah satu solusi menyelesaikan masalah transportasi dunia saat ini. Film-film lain yang menggambarkan mobil terbang di masa depan yang saya ingat seperti Fifth Elemen dan Star Wars (Eh, yang terakhir ini terjadinya bukan di bumi, tapi di sebuah galaxi rekaan yang letaknya sangat jauh pada masa yang sangat lalu). Nah, apa yang kira-kira terjadi kalau pada tahun 2010, apabila mobil ini benar-benar boleh dibeli oleh umum? Kira-kira kalau dikhayalkan, banyak hal yang kita sendiri nggak siap menghadapinya. Saat ini saja sering terjadi kecelakaan di darat, apalagi di udara yang tanpa batas. Bayangin kalau kita naik mobil saat terbang tiba-tiba kehabisan bahan bakar, nggak ketemu tempat mendarat - misalnya pas di atas danau atau malah nggak sempat mendarat karena terbang terlalu tinggi. Gimana kalau mobil tersebut tiba-tiba jatuh di atas genting rumah. Belum lagi kebiasaan orang buang sampah sembarangan dari atas tetap berlanjut saat terbang. Apa lagi kalau mau dipakai untuk hal negatif.. bayangin saja sendiri tindak kejahatan yang bisa dilakukan kalau punya mobil terbang. Kalau dalam film Back To The Future II tanda-tanda jalan dan lampu lalu-lintas juga digambarkan melayang, kalau seperti ini teknologinya pasti bakalan susah. Kalau diterbangkan di daerah rawan hujan dan petir seperti Indonesia pasti pula sangat berbahaya. Sudah berkhayalnya... Link-link terkait dari situs lain tentang mobil terbang:
Tags: blog berkhayal film
Artikel Terkait:
Last update: 02-04-2008 00:32
|