I have been cold, I have been blind, You were sent to change my mind, I can put my faith in you. For something ordinary, It's so extraordinary, I trust, I put my faith in you. The light, it glitters. Your light, when I stand this close It's almost blinding. Turn it up, give me some room to grow. Turn it up, give me the sense to know. (Darren Hayes)
Apa Investasi Biologis Keluarga? Ada yang pernah dengar tentang Penyimpanan Darah Tali Pusat?
Yap, sejak lama kami ingin menulis tentang Penyimpanan Darah Tali Pusat, Sewaktu Golda, Dental dan Saylows mengunjungi Chiara beberapa bulan lalu kami sempat cerita-cerita tentang darah tali pusat, nyatanya mereka juga baru tahu. Karena kami pikir informasi ini sangat penting dan perlu diketahui, makanya kami tulis sekarang...
Pada saat Herbi mengandung baru berusia beberapa bulan, ada sebuah seminar di Hotel Nikki atas prakarsa RS. Ibu dan Anak Puri Bunda - tempat Chiara lahir. Topik seminar ini cukup menarik minat Herbi dan Ebo untuk menghadirinya.. Ada 2 topik: Tentang persalinan tanpa rasa sakit dan Manfaat Penyimpanan Darah Tali Pusat. Topik terakhir ini yang paling menarik.
Diceritakan bahwa, biasanya dalam adat Bali tali pusar atau ari-ari biasanya dikubur dan diupacarai. Sebenarnya untuk diketahui, ketika bayi baru saja lahir - sebelum ari-ari dikubur, darah yang berada dalam tali pusat bisa ditampung dan disimpan karena memiliki manfaat yang luar biasa. Dalam seminar tersebut disampaikan bahwa sejak 1963 para peneliti di dunia kedokteran telah menemukan sel-sel induk dalam darah tali pusat ternyata dapat dipakai si bayi dan keluarganya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Sel-sel induk ini dalam proses pembentukan bayi dalam kandungan adalah sel-sel yang kemudian membentuk berbagai macam organ, seperti menjadi tulang, jantung, paru-paru, otak dll. Pendeknya semua bagian janin bayi terbentuk dari sel-sel ini. Apabila manusia sakit, ada organ manusia yang rusak atau tak berfungsi bisa saja dipulihkan dengan obat-obatan. Tapi pada kenyataannya sampai saat ini belum semua penyakit ada obatnya. Jalan satu-satunya adalah membangun ulang organ tersebut dengan batuan sel-sel yang pernah membangun manusia pada saat masih dalam kandungan. Demikian yang kami tangkap - secara ilmunya, tentu saja kami tidak mengerti sepenuhnya...
Sayangnya, kita-kita para kelahiran jadul, ari-ari kita entah di mana.. Tapi untunglah pada era ini telah ada tekhnologi untuk menyimpan darah tali pusat. Ada beberapa instansi di dunia yang telah direstui badan kesehatan dunia untuk memiliki fasilitas penyimpanan darah tali pusat. Secara teori darah ini mampu tersimpan selama ratusan tahun dalam fasilitas canggih ini. Salah satunya di Indonesia: PT Cordlife Indonesia, yang resmi berdiri 30 September 2007 (Menurut Kompas - 14 Oktober 2007), tanggal setelah Chiara lahir. Kami memutuskan untuk bergabung sebagai salah satu pelanggan bank Darah Tali Pusat tersebut beberapa bulan sebelum Cordlife resmi di Indonesia. Pada awalnya, kami terdaftar sebagai klien Cordlife Singapura, tapi untunglah begitu kami mengetahui Cordlife akhirnya berdiri di Indonesia, kontrak pendaftaran di Singapura boleh dibatalkan untuk dialihkan pada kontrak baru di Indonesia. Biaya pendaftaran dan biaya tahunannya jadi jauh lebih murah...
Saat ini ada 80 jenis penyakit yang sulit disembuhkan terbukti bisa disembuhkan dengan bantuan darah tali pusat. Diantaranya: leukemia, keropos tulang (osteoporosis), kanker, thalasemia, diabetes melitus, sakit jantung, lupus, stroke, kerusakan syaraf dll. Masih ada ratusan bahkan ribuan jenis penyakit di luar jenis penyakit yang telah dibuktikan yang mungkin bisa disembuhkan, namun saat ini belum bisa dibuktikan karena belum ada kasus. Maklum, tekhnologi ini masih sangat baru..
Untuk diketahui.. darah tali pusat ini bisa juga dipakai oleh saudara kandung dan orangtuanya. Bila pada si anak pemilik darah terebut manfaatnya adalah 100 persen, maka saudara kandungnya memiliki kans sampai 75 persen untuk mendapatkan manfaat dari sel darah tersebut. Sementara orangtuanya memiliki kans 50 persen, bahkan kakek neneknya bisa juga memanfaatkan dengan kemungkinan hanya sampai 25 persen saja. Seperti sebuah cerita yang disampaikan dalam seminar yang kami ikuti tersebut: Ada seorang ibu di Singapura yang memiliki anak yang menderita leukimia dan diperkirakan hidupnya tidak akan sampai 20 tahun. Ketika Ibu ini mendengar tentang fasilitas dan manfaat penyimpanan sel darah pusat tersedia di Singapura, ia berusaha untuk punya anak lagi. Pada saat anaknya lahir.. ia memberikan sel darah pusat anak bayi ini untuk dimanfaatkan kakaknya yang leukimia tersebut. Dan sejak saat itu sampai sekarang si kakak bayi tersebut telah sembuh total dari penyakitnya.
Kami saat ini belum tahu berapa orang Indonesia yang telah memanfaatkan fasilitas bank darah tali pusat ini. Tapi di Bali, kami mungkin bisa sombong (dikit)... Chiara adalah anak pertama yang berasal dari pasangan lokal yang menyimpan darah tali pusatnya. Kami nggak bisa mengklaim sebagai orang pertama di Bali, karena sudah pernah ada yang menyimpan darah tali pusat dari Bali - dan mereka adalah pasangan expatriat. He.. he.. he
Walaupun kami menyimpan darah tali pusat, karena kami melihat manfaatnya. Tapi kami berdoa untuk tidak pernah memakai darah tersebut... Kami cuma pingin semoga hidup ini lancar-lancar ajah...
Oh ya... saat ini PT Cordlife Indonesia sedang gencar berpromosi, sedikitnya kami ikut mempromosikan mereka juga di blog ini. Maka dari itu, kalau kebetulan anda adalah orang yang berminat untuk ikut memanfaatkan fasilitas ini karena mendapatkan informasi dari blog ini, bolehlah sekiranya kami direferensikan sebagai orang yang mengenalkan Cordlife kepada anda. Karena Dengan mereferensikan orang lain untuk bergabung, kami akan mendapatkan keringanan untuk membayar biaya tahunan. Katakan anda mendapat informasi ini dari: Herbi Rose Mery di Bali... Makasih ya...
Berikut ini link cordlife dan link-link situs dan berita terkait dengan artikel ini:
Wah baru tahu niy Bli, sangat berguna sekali...nanti caranya gimana? bilangin ke dokter/bidannya, pisahin dong darah tali pusatnya saya mau simpan? ato kita hubungin dulu companynya nanti dia yang ke rs tempat melahirkan?
Yap, option yang terakhir, hubungi cortlife - nanti cortlife yang bakal menghubungi dokter kandungan kita, bakal ada pelatihan dari cortlife untuk para dokter dan nurses yang bakal membantu persalinan. Ingat referrernya yah...
BOLEH NANYA2 NIH, SAYA INGIN TAHU TENTANG CARANYA DULU WAKTU PROSES PENDAFTARAN KE CORDLIFE KRN KEBETULAN POSISI SAYA JUGA DI BALI DAN SAYA JUGA INGIN MENGGUNAKAN FASILITAS TSB, TOLONG DIBANTU YA,TQ VERY MUCH